Selasa, 09 Oktober 2012

SEPARUH AKU,DIRIMU

"cukup Sam,cukup...Aku sudah lelah terus-terusan kamu bohongi"

"Han,tunggu!Aku bisa menjelaskan semuanya.Ini tidak seperti yang kamu bayangkan."

"Semuanya sudah jelas Sam.Berkali-kali kamu membohongi aku.Berkali-kali kamu mengatakan janji yang sama tapi sekalipun engga ada yang kamu tepati."

Perlahan aku mulai meninggalkan sam.Tapi,sam tetap saja mengejarku,sepertinya dia memang ingin menjelaskan sesuatu kepadaku.
Aku tak peduli apapun yang akan dia jelaskan.Rintik hujan yang mulai membasahi rambutku yang terurai seperti mengerti perasaanku saat ini.Air nya kini telah berbaur bersama tetesan air mata yang semenjak tadi sudah ku tahan.
Aku memang ga ingin kelihatan lemah di depan sam.Aku harus kuat walaupun hatiku sakit.

"Han..please dengarkan penjelasanku kali ini saja."

Sam mencoba meraih tangan ku.Dan langkahku pun terhenti.Aku coba mengumpulkan sisa tenaga ku.Aku coba mengumpulkan kekesalan yang sudah lama ku pendam.

"Penjelasan apalagi,sam?Bukankah semuanya sudah jelas?Aku melihatnya dengan mataku sendiri sam.MATAKU SENDIRI!!"

Emosiku semakin tak terkendali...

"Ok,aku tau aku salah.Aku selalu saja membohongi kamu.Tapi ini semua aku lakukan demi menjaga perasaan kamu,Han.Aku sayang sama kamu."

"Persetan dengan kata-kata sayang.Kamu tau bagaimana perasaanku saat aku melihat kamu masih jalan bersama dia dibelakangku?KAMU TAU,HAH..??"

"Iya aku ngerti perasaan kamu,tapi aku mo..

"Ngerti?kamu bilang kamu ngerti perasaan aku?Lalu kenapa kamu masih melakukannya?"

Semuanya semakin tak terkendali.Hujan kini terasa semakin deras,membuat tubuhku semakin menggigil.Kini aku tak dapat menahan tangis.Air mataku mengalir deras,sederas hujan yang turun membasahi bumi.
Sepertinya sam mulai tersentuh dengan situasi ini.Perlahan-lahan dia mendekati tubuhku.Dan secara tiba-tiba...

"Aku sangat sayang kamu,Han.Demi Tuhan aku benar-benar sayang kamu.Aku dan dia sama sekali engga ada hubungan spesial.Kami hanya teman.Aku minta maaf,han.Aku sadar aku sering menyakiti perasaanmu.Seharusnya aku bisa melihat dan lebih peka dengan perasaanmu."

Sam terus berbicara tanpa mengijinkanku untuk berkata-kata.Pelukannya sungguh erat,sepertinya dia takut aku akan melepaskan pelukannya.Dalam derasnya air hujan aku merasakan ada tetesan hangat yang jatuh di pundak ku.

"Air apa ini?kenapa begitu hangat.Engga..engga mukin sam menangis."(pikirku dalam hati)

Perlahan-lahan tanganku pun mulai merangkul tubuh sam yang dari tadi sudah memelukku.Sepertinya aku ga merasakan lagi dinginnya hujan.Sepertinya sudah lama sekali aku ga mendapatkan kehangatan ini.
Semenjak aku ditugaskan keluar kota,kami menjalani hubungan jarak jauh.Cukup sulit memang,tapi kami coba bertahan.

"Aku mohon han,kali ini maafkan aku.Aku benar-benar sayang sama kamu."

Hatiku mulai luluh,dan tetesan air hangat itu semakin terasa di pundakku...

"Sam,aku.."

Belum sempat aku meneruskan kata-kataku,sam memelukku tambah erat.Seperti terhimpit sesuatu,aku mulai susah untuk bernafas,tapi aku menikmati itu.

Akhirnya hari ini kami lewati dengan penuh haru.Ada sedikit kekecewaan yang tersisa saat langkah kami mulai menelusuri jalan setapak.Tangan Sam begitu kuat menggenggam tanganku.Aku mulai memperhatikan wajahnya yang sedikit lelah dan lembab,sama seperti wajahku.
Masih belum percaya dengan apa yang terjadi beberapa jam yang lalu.Tapi aku coba untuk mengerti walau hati ini merasakan sakit yang luar biasa.

Kini hujan mulai reda,sepertinya dia mulai lelah.Dan aku pun sampai di depan rumahku bersama Sam.

"Han,trimakasih karna kamu masih mau memberiku kesempatan.Aku akan berusaha untuk bisa merubahnya demi kamu.Aku sayang kamu,Han."

Dia mengecup keningku dengan lembut.Aku hanya membalasnya dengan senyum yang menurutku Sam akan bertanya-tanya apa arti senyumku ini.
Sam pulang dengan pakaian yang basah.Langkahnya benar-benar letih.Mungkin Sam mencoba bertahan supaya bisa sampai ke rumahnya.Dan aku,setelah ku ganti pakaianku,aku merebahkan tubuhku di atas kasur.Badanku lelah,sangat teramat lelah.

Aku mencoba memejamkan mataku,kepalaku agak sedikit pusing.Mungkin karna keujanan tadi.Dan saat mataku mulai terpejam tiba-tiba handphone ku bergetar.Dengan lemas aku coba meraih hp ku yang ku letakkan di meja.
Ternyata Sam yang mengirim pesan singkat itu.

"I Love You,Han.Aku hanya ingin SEPARUH AKU DIRIMU."

"Terkadang,sakit hati ini mampu luluh dengan rasa cinta yang tumbuh begitu BESAR."

Dengar Laraku,
Suara hati ini memanggil namaMu,
Karna Separuh Aku,dirimu..
Trie :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar