Kamis, 20 Desember 2012

Rindu IBU...


Ku lipat kain putih yang biasa kupakai untuk menghadap,bersujud syukur kepada sang khalik.
Ku letakkan di atas kursi khusus untuk menyimpannya.
Aku merebahkan tubuhku diatas kasur.
Terasa nyaman...
Mataku terasa berat untuk terbuka.
Padahal perutku terasa lapar.
Tapi...rasa kantuk ini terus menyelimutiku.
Membuatku tiba-tiba saja ingin melanjutkan merajut mataku,membawanya ke alam mimpi.
Cahaya itu menyilaukan mataku,sampai aku tak dapat melihat apa yang ada di depanku.
Tiba-tiba saja datang sosok perempuan cantik menuju tempatku berdiri dengan wajah yang sangat cerah dan senyum yang indah.
IBU...
"Ibu..aku kangen..."
Aku memeluk erat perempuan yang kini berada tepat di hadapanku.
Terasa hangat...
"Aku kangen ibu...Aku kangen banget."
Berkali-kali ku ucapkan kata-kata itu.
Wanita itu mencium keningku.
"Ibu juga sangan rindu sama kamu,Nak...Ibu pasti akan kembali lagi ke tempat ini untuk menemuimu."
Lalu dia melepaskan pelukanku,menjauh dari tempatku.
"Ibu..ibu mau kemana..??
Dia menengok dan hanya tersenyum manis kepadaku.
Perlahan-lahan sosok nya lenyap bersama cahaya  kemilau itu.
IBU...
Aku terbangun dari tidurku,tak terasa air mata mengalir dari pipiku.
Ku pandangi foto ibu yang sejak tadi kupeluk.
"Ibu,10 tahun sudah engkau meninggalkanku.Aku rindu..Ibu."

Trie :)

Kamis, 13 Desember 2012


Hari yang melelahkan,
Dengan setumpuk aktifitas dan pekerjaan yang harus segera diselesaikan.
Mereka ada,
Tapi....
Mereka terdiam.
Marah..kesal...semuanya menjadi satu,membuat suasana semakin memanas.
Aku berjalan ke arah kamar mandi,
Dan aku memasukinya,
Kupandang cermin yang terpampang lebar di hadapanku.
Terlihat muka ku yang tampak kelelahan,
"Aku Bisa"
"Aku wanita kuat,aku pasti bisa melewati hari ini"
"Hari-hari sebelumnya saja aku mampu melewatinya"
"Sekarangpun aku harus bisa"
Aku berbicara pada bayangan ku sendiri yang memantul di cermin.
Gila...???
Tidak.
Ini hanya sebuah dialog untuk menghilangkan rasa keluh kesah yang ada didiri aku.
Ya...
Aku mencoba bertahan dalam kondisi seperti ini,
Berharap semuanya akan segera selesai.
Dan aku yakin,apapun masalahnya pasti ada jalan keluarnya.
Karna aku percaya,ALLAH ga akan ninggalin aku sendiri.
Ku putar keran yang ada di hadapanku,
Air mengalir,
Dan aku pun berfikir,kenapa aku tak membiarkan semua masalahku seperti AIR.
Mengalir dengan sendirinya.
Tapi...
Bukan berarti aku harus menghindarinya,karna air pun mampu melewati bebatuan besar yang ada di hadapannya.
Walaupun harus melalui celah-celah kecil.
Ini pelajaran baru bagiku,
Walau hanya dari kamar mandi,tapi aku menemukan suatu energi baru.
Yang membuatku semakin berani mennghadapi hari ini,esok dan sampai nanti.
Senyumku untuk kamu,Hai Masalah..!!!

Trie :)

Rabu, 12 Desember 2012

Tentang KITA...


Beruntung masih ada kata "Kesetiaan"
Cintaku berdiri diatas sebuah kebohongan dan ketidakterbukaan,
Bukan hanya salah dia,
Mungkin ini salahku,
Dan aku tak mau menyalahkan  mereka.
Karna mereka tak tahu apa-apa,
Mereka hanya jadi penengah dalam hubunganku.
Ini tentang sebuah cinta yang terjalin secara tak wajar,
Dimana dia dan aku saling memaksakan hati untuk tetap mencintai.
Ini tentang sebuah kisah yang mulai menjadi rumit,
Dimana dia dan aku yang terus mencoba menjadi KITA.
Haruskah terus-terusan seperti ini...???
Haruskah kita memaksakan sesuatu yang sudah tak sesuai dengan naluri kita..???
BODOH...
Ini bukan untuk main-main,
Ini untuk masa depan kita nanti,
Kehidupan yang akan terus berjalan tanpa kita tahu kapan terhenti,
BODOH...
Harusnya kita jujur kepada perasaan kita masing-masing,
Tidak harus memaksakan seperti ini.
Ini hidup kita..
YA...
Hidup ini kita yang genggam dan kita yang mengatur.
Persetan dengan perkataan orang-orang yang mencoba menggoyahkan kita.
Keyakinan itu harus ada dalam diri kita.
JANGAN GOYAH...
Ini hanya sesaat,
Perasaan ini akan kembali normal seperti semula,
Akan indah seperti dulu saat pertama kali kita memulainya.
Dan pada akhirnya Aku dan Kamu akan selalu menjadi KITA....

Trie :*

Kamis, 22 November 2012

Seperti Dandelion


Dandelion itu hebat ya....
Mampu bertahan dalam keadaan apapun.
Dandelion itu memegang teguh janjinya.
Harusnya aku bisa seperti dandelion,
walopun rapuh,tapi dia tetap kuat berada diantara semak-semak dan bebatuan.
Dia bisa bertahan dengan kesendiriannya.
Tetap memberikan sebuah keindahan.
Yaaahh...
Harusnya aku seperti dandelion.
Walau dalam kesendirianku,walau dalam situasi pahit sekalipun,
aku...
Akan selalu kuat,selalu jadi wanita yang hebat.
Yang akan menunjukkan kepada siapapun yang melihatku,
klo aku...bisa tetap tersenyum dalam kesendirianku.....

Trie :D


Seandainya sesuatu terjadi padaku....

Bolehkah aku meminjam tanganmu...???
Agar kamu bisa merasakan detak jantungku yang semakin lemah.

Bolehkah aku meminjam tanganmu...???
Untuk menghapus air mataku saat aku sedang kesakitan.

Bolehkah aku meminjam tanganmu...???
Untuk menguatkanku,
Menemaniku dalam keadaan yang memaksaku untuk berhenti.

Aku butuh tangan mu...!!!

Trie :)


Aku nggak takut badai yang akan memisahkan kita,
karna setelah badai berlalu,kita akan bersama kembali.
Aku nggak takut hujan yang akan menghalangiku untuk bertemu dengan mu,
karna setelah hujan reda,akan ada pelangi yang menyinari kita.
Yang aku takut....
Sakitku yang perlahan-lahan membunuhku.
Yang akan memisahkan kita.
Bahkan setelah aku pergi,
aku ngga akan kembali untuk bersamamu,
ngga akan kembali untuk bertemu denganmu.

Trie :)

Rabu, 21 November 2012

Mamah....

Boleh aku nangis malam ini...???
Untuk hati yang hancur berkeping-keping...

Boleh aku nangis malam ini...???
Untuk waktu yang sekarang tak berpihak kepadaku...

Mamah...

Aku merindukanmu,
aku ingin saat ini juga,aku memelukmu,
merasakan semua kasih sayang mu yang akan tercurahkan lewat tangan lembutmu,pelukan hangatmu,
yang mungkin akan menguatkan ku....
Menguatkan detik ini,
saat kata-kata ini ku ketik.
Menguatkan hari esok yang akan aku jalani....

Mamah...

Aku nggak mau kau melihat air mataku ini,
melihat kesedihanku,
kesakitanku.

Mamah...

Aku ingin kuat sepertimu....

Peluk aku,mah.....

Trie :'(

Sabtu, 17 November 2012

SORE ITU..!!!


Gadis kecil itu masih saja tersenyum ceria,
Entah apa yang sedang dia lakukan bersama temannya.
Hanya saja...ada sedikit keganjilan yang terjadi disana.
HAH....!!!!
Jadi....
Jadi dari tadi dia bermain sendiri...??
Lalu...dia,
Sial....
Dia bisa tertawa dengan sangat bahagia padahal dia hanya bermain dengan sebuah boneka yang sudah nampak rusak...
Dari jauh aku masih memperhatikan tingkah laku anak kecil itu.
GILA....
Dia berbincang-bincang dengan boneka itu,kemana orang tuanya...????
Kenapa gadis sekecil itu ditinggalkan sendiri disini,tega sekali mereka.

Aku mencoba untuk tak memperhatikannya dan fokus pada laptop ku.
Entah angin apa yang tiba-tiba saja mengubah perasaanku menjadi rasa ingin tau yang sangat kuat tentang gadis itu.
Sebelum...
Awan semakin gelap...mendung...
Dan...
ASTAGA....hujan...
Anak itu....!!!
Kemana dia pergi...?????
baru saja sekejap aku tak memperhatikannya,dia sudah beranjak dari tempatnya tadi dan hilang....
Cepat sekali...*pikirku

Aku segera membereskan laptop ku dan memasukan ke dalam tas.
Rintik hujan semakin besar.
Dan aku...entah kenapa aku malah mencari gadis kecil itu.
Kemana dia...???Hujan semakin deras,dia berteduh dimana..???
Aku terus mencarinya,berharap bisa menemukan dia.
Dan semuanya nggak sia-sia.....
ITU DIA...!!!
Gadis itu berdiri kedinginan disebuah halte,sambil memeluk boneka usangnya.
Aku langsung menghampirinya...

TIDAK...!!!
Jangan dekati aku..kalian semua orang jahat.Aku ga suka orang dewasa..kalian jahat...
Gadis itu  berlari...berlari ditengah hujan yang sangat deras...
Dan aku...
Aku hanya berdiri terdiam terpaku melihat gadis itu berlari.
Entah kenapa dia bisa bilang begitu.
ORANG DEWASA JAHAT..???
Apa benar..???Apa yang sebenarnya terjadi padanya..???
Kata-katanya masih terngiang ditelingaku.
Dan gadis itu kini menghilang diantara air hujan yang turun semakin deras.
Meninggalkan tanda tanya dan keibaan.
Ada kepahitan dalam perjalanan hidupnya....

Semoga kau kuat gadis kecil pemilik senyum yang indah...!!!

Trie :)

Senin, 12 November 2012

Harusnya Kalian Mengerti Bukan Cuma Aku....

"Karna gue masih ngehargai kalian,umur kalian mungkin lebih dewasa dari gue,tapi sifat kalian sama kaya gue,yang kalian anggap anak kecil..."

Mereka ga pernah mengerti perasaan gue,apa gue yang belum mengerti perasaan mereka.Seringkali gue yang dijadikan kambing hitam dalam setiap masalah.
Gue orang nya begini lah,begitu lah,tanpa mereka sadari kalo hati gue terluka.
Rasanya ingin sekali berontak kepada mereka,rasanya ingin sekali mencaci maki mereka,rasanya....aahhh pada kenyataannya gue sama sekali ga sanggup ngelakuin itu semua.Gue selalu kalah denga perasaan ga enak hati gue kepada mereka.
Karna apa...???karna gue sangat menghargai mereka.Bukan Takut.....
Biarkan mereka mencaci maki gue...Biarkan mereka berpikiran apapun tentang gue....
Karna yang tau tentang gue hanya diri gue sendiri.Bahkan orang terdekat pun ga tau gue sebenarnya.
Mereka hanya memandang gue dari satu sisi saja.Mereka ga pernah liat gue apa yang ada di hati gue,apa yang ada dipikiran gue.....

Bukan..bukan...ini bukan sebuah keluhan terhadap sikap mereka.Tapi ini hanya sebuah teriakan yang tak terdengar,tak terasa tapi bisa dibaca...
Mungkin gue terlalu pengecut..atau mungkin mereka yang terlalu jahat sama gue.....???
Sulit...karna di satu sisi gue yang keterlaluan...tapi di sisi lain mereka ga pernah ngerti kenapa gue seperti ini...

"Harusnya kalian para wanita mengerti perasaan gue,karna kita sama..."

Dan ......
Pada akhirnya...semuanya akan selesai tanpa kita tau kapan itu akan terjadi...
Entah esok..Lusa....atau mungkin hari ini...
Ga ada yang pernah tau kapan pertikaan ini akan berakhir...
Kapan permusuhan ini akan terselesaikan....

Hanya ingin dimengerti perasaan dan hati nya......
Hanya ingin mereka tau apa yang membuat gue berontak seperti ini....
Itu saja sudah cukup..karna gue ga butuh perhatian dari mereka....
Gue sama sekali ga butuh sikap munafik dari mereka....

"Karna pada akhirnya gue lah yang salah dimata kalian..."

Minggu, 11 November 2012


Dia ada disini....
Menemani hariku yang mendung....
      Bagaimana mungkin aku tega meninggalkan dia,
  Sedangkan senyumnya begitu manis berkembang di wajahnya...

                           Aku pasti merindukan saat-saat seperti ini,
                  Dimana ada dia yang selalu berhasil membuatku tertawa...
                             Dimana ada dia yang selalu memberikan sesuatu yang bahkan tak terpikirkan sebelumnya
                                               Dan aku menyukainya..menyukai caranya...

    Apa aku siap kalo nanti aku harus meninggalkan senyum itu...???
    Apa dia akan tetap tersenyum walaupun nantinya dia tau apa yang sebenarnya terjadi padaku....??


              Aku ingin dia tetap bahagia walau tanpa aku disisinya,
                 Aku ingin dia tetap merindukanku walau tanpa ragaku yang akan datang kepadanya,
                    Aku ingin kapan pun dan dimanapun dia berada,dia selalu bahagia.

                                                  Dia.....
               Orang yang selalu membuatku tersenyum setelah aku menangis......
                                              Dan Aku...
               Mungkin aku orang yang jahat karna harus meninggalkannya.....

Aku akan selalu mencintai dia...
Aku akan selalu merindukan dia...
Dan aku,
Aku akan memperhatikannya dari atas sana.

Trie :*

Sabtu, 10 November 2012

Bag.13 : SEPARUH AKU,DIRIMU

07 November 2012

Ga terasa hari ini aku berulang tahun yang ke-21,ternyata aku semakin tua saja..hihihi..Semoga di umur ku yang semakin bertambah tua ini pikiranku semakin dewasa,semakin banyak yang harus dipikirkan secara mateng.Ga boleh ceroboh lagi,ga boleh kaya anak kecil lagi.Pokoknya di umur 21 aku harus lebih berbeda segalanya.

Kemarin malem jam 20:31 Sam dateng ke rumahku dengan temannya.Dia memberikan suprise kepadaku,benar-benar sesuatu yang romantis yang dilakukan Sam dari awal jadian baru sekarang dia romantis.Seharian dia ga ngabarin aku,bahkan pas berangkat dari rumah ibu nya pun Sam ga pernah ngabarin aku.Udah kesel seharian sama tingkah laku dia,dan sekarang dia dateng bawa kue lengkap dengan lilin 21 yang menyala.

Sebenernya belum waktunya juga sih aku tiup lilin,soalnya sekarang masih tanggal 6 november 2012.Tapi karna Sam harus segera kembali ke kantornya,akhirnya aku tiup lilin itu berdua sama Sam.Disaksikan sama temen kerjanya Sam.Seneng...terharu...semuanya bercampur aduk.Ga nyanngka aja Sam yang selama ini selalu bersikap cuek sekarang di detik-detik ulang tahunku dia mendadak romantis banget.

"Happy Birth Day sayang.Mungkin ini belum waktunya,tapi aku ingin jadi orang yang pertama yang ada disaat ulang tahun kamu."

"iya sayang trimakasih banyak.Ini bener-bener suprise terindah yang aku dapetin.Oh iyaa..kok tumben kamu bisa romantis..hehehe.."

"hahaha..iya dong.ada saatnya aku bakalan romantis di depan kamu".

"Selamat ulang tahun ya,Han...Cepet ajak Sam nikah tuh..hehehe.."(Reza pun ngasih ucapan sama aku)

"Iya,za makasih ya.Pengennya sih secepetnya ya za.Tapi tergantung temen mu tuh si jelek.."

"Yeee...ndut..Iya besok kita nikah ya..."

"Ga mungkin banget...:p"

Kami bertiga pun bercanda sebelum akhirnya Sam dan Reza harus kembali ke kantornya.Sangat singkat sih,tapi semuanya sangat berkesan.Suprise yang dibuat Sam dengan waktu singkat itu sangat istimewa.Dia nyempetin datang bawa kue walaupun lagi sibuk kerja.Ini lah yang sering buat aku berat banget buat jauh dari Sam.

Aku mencintaimu...Sam......

"Sesuatu yang istimewa dan indah itu ga harus mewah kan..???"

Trie :*

Rabu, 07 November 2012

 

 

BiarLah sakit ini mengkristal di  dalam doa...
Dalam penyerahan yang setotalnya pada Yang Maha Lathif..
Biar setan saja yang tertawa puas atas ulah mereka..
Tak perlu merendahkan moral seperti halnya mereka..

Jiwa yang tenang justru akan menciutkan nyali mereka..
Jika kebencian dan amarah akan menjadi masa Lalu pada akhirnya lalu kenapa harus diumbar sepuas jiwa...?
Sedang menawan diri itu lebih terlihat anggun dan berwibawa..

Tegarlah kawan mungkin hidup mereka tak semenarik hidupmu...

Tuhan ..tegurlah mereka yg fakir hati nurani dngn kelembutanmu....

 

(Via : http://www.facebook.com/cristiyanti)

 

Selasa, 30 Oktober 2012

Nah...Tadi malem gue iseng nih nanya-nanya sama beberapa kontak di handphone gue.Pertanyaannya adalah :

"Seandainya hari ini adalah hari terakhir kamu hidup didunia,apa yang ingin kamu lakukan?"

Dan jawaban mereka :

A : Gue pengen minta maaf sama orang tua gue.Karna sampai saat ini gue belom bisa bahagiain mereka...

B : Gue pengen mati dalam keadaan islam...

C : MINTA MAAF..minta maaf sama ALLAH dan minta maaf sama orang tua gue...itu rasa sudah cukup....

D : Gue pengen minta maaf sama mamah dan bapak.Minta maaf karna belom bisa membahagiakan                     mereka,minta maaf karna belom bisa membalas segala jasa-jasa mereka...

E : Klo gue simple aja sih,pengen kumpul sama keluarga...

F : Saya ingin bersyukur atas apa yang sudah saya lalui...saya ingin menunggu hari akhir itu dengan damai...

G : Pengen bikin mamah tersenyum bangga millikin gue....

H : Gue pengen berdoa sama Allah supaya gue meninggal dalam keadaan khusnul khotimah.Gue pengen ngebahagiain orang tua gue.Insya Allah bakal nurutin semua keinginan beliau selama gue mampu...

Jawaban mereka bikin gue terharu.Rata-rata mereka pengeennn banget minta maaf sama kedua orang tua mereka.Gue jadi sadar,klo selama ini gue belum bisa bahagiain orang tua gue,gue belom bisa jadi yang mereka inginkan.Rasanya pengeeenn banget saat ini juga minta maaf sama mereka.Ada di pelukan mereka.

Ayooo kawan..sebelum waktu itu datanng,kita sama-sama minta maaf sama orang tua kita,dan kita berusaha memberikan yang terbaik buat mereka.Bukannya gue mau nakut-nakutin atau nyumpahin atau ngedoain kalian dengan pertanyaan kaya gitu.Tapi gue cuma pingin mengingatkan kita semua,kematian itu datangnya tanpa kita duga.Jadi lakukanlah apa yang ingin kalian lakukan selama kita masih diberikan waktu.

Memang benar,mati itu siapa yang tau sih kapan datang nya.Tapi seengganya kita harus mempersiapkan semuanya.Kadang kita juga harus merasa bahwa hari ini adalah hari terakhir kita.Untuk memacu kita untuk lebih rajin dalam segala hal.Memacu kita untuk berusaha dalam menggapai apa yang kita inginkan.

So....Buatlah hari ini lebih berguna untuk orang-orang disekitar kita...... :)

Untuk kalian sahabat ku... :*

Senin, 29 Oktober 2012

Bag.12 : SEPARUH AKU,DIRIMU

Kemarin bener-bener sangat menyenangkan.Kayanya udah lamaaa banget aku dan Sam ga pergi berduaan.Kemarin Sam ada banyak waktu luang,jadi dia ngajakin aku jalan-jalan keliling kota dan pergi mengunjungi saudaranya.

Pagi nya sebelmun berangkat Sam bikin kesel aku.Dia ga nepatin janjinya,padahal janji sama aku jam 8 tapi sampe jam 11 siang dia belum juga datang.

"Dasar kareettt..ini udah jam berapa?niat ngajak jalan gk sih?" (aku mengirimi dia pesan singkat)

Belum ada jawaban dari dia,aku telpon pun ga di angkat sama Sam.Emosi lagi aja ini mah.Sam sering banget telat klo udah bikin janji sama aku.Kayanya dia seneng banget liat aku marah.
Berkali-kali aku coba telpon dia tetep aja ga di angkat.Sms aku pun ga di bales satu pun.Dan untuk kesekian kalinya akhirnya tlpon ku diangkat Sam.

"Sam...ini jam berapa?Kamu mau bikin aku marah?"

"Ya ampun sayang,maaf ya aku ketiduran.Abis capek banget."

"Kamu kan udah janji Sam..Ya udah sekarang siap-siap,mandi trus langsung ke rumah aku.Ga pake lama."

"Siap Bos bawel."

Hampir satu jam akhirnya Sam datang juga.Lalu kami langsung pergi krna udah terlalu siang dan udah di tungguin sama sodaranya Sam.Cuaca jakarta siang ini bener-bener panas.Klo bukan karna Sam yang ngajakin,mungkin aku lebih memilih diem di rumah dan tiduran dari pada harus keluar panas-panasan.

Baru kali ini aku dan Sam keluar tanpa mobil.Sam ngajak aku naek motor.Katanya biar lebih seru walaupun harus rela terkena sinar matahari yang sangat menyengat di kulit.
Rasa kangen karna hampir seminggu ga ketemu Sam,kemarin terbayar sudah.Sam bener-bener ngeluangin waktunya buat aku.Dia mau ngajak aku kemanapun aku ingin pergi.

Kita berdua makan di sebuah restorant,padahal jarak ke rumah sodara Sam sudah deket banget.Tapi Sam pengen makan berdua sama aku.Katanya udah lama ga makan bareng aku.Ya ampun..ternyata Sam juga kangen masa-masa itu.Aku seneng banget.Aku perhatikan saat dia makan.Lahap sekali,sepertinya dia belum makan dari pagi.

Setelah makan,aku dan Sam meneruskan perjalanan.Dan 10 menit kemudian kita nyampe di rumah sodaranya Sam.Disana juga ada keponakan Sam,lucu-lucu apalagi si bungsu yang masih keci.Karna aku udah sering datang kesini jadi aku udah mulai ga canggung lagi.Aku ngobrol sama kaka dan suaminya.Aku da Sam dikasih masukan.

Di sela-sela obrolan kami pasti selalu ada gurauan.Suasananya jadi ga begitu tegang.Sesekali aku bermain-main dengan keponakan Sam yang paling kecil.Lucu banget anaknya,jadi pengen punya baby rasanya liat anak-anak kecil kaya gini.

Aku dan Sam main dirumah sodaranya sampe malem,karna keasikan ngobrol.Setelah magrib akhirnya kita pulang.Tapi kita ga langsung pulang ke rumah,Sam ngajakin aku keliling kota.Suasana malam hari dikota jakarta memang asik tanpa macet.Jalanan yang lancar bikin udaranya seger.Cukup lama juga aku dan Sam muter-muter di jalanan dan akhirnya kita pulang karna malam semakin larut.

Kemarin benar-benar menyenangkan,benar-benar berkesan.Seminggu ga ketemu Sam,seminggu Sam lebih mentingin pekerjaannya dibanding aku.Tapi kemarin,kemarin Sam meluangkan waktunya buat aku.
Akhirnya sampai juga dirumah ku.

"Makasih ya Sam.Hari ini aku benar-benar bahagia."

"Iya sayang.Ya udah masuk gih,langsung istirahat ya."

"Iya..kamu hati-hati ya,kalo sudah nyampe kabarin aku."

"Oke."

Sam pun pulang,setelah seharian nemenin aku.Semoga besok bisa lebih menyenangkan.Aku semakin sayang sama Sam.Bukan karna dia udah ngajak aku jalan-jalan.Tapi,karna dia selalu berusaha meluangkan waktunya untuk aku.Untuk membahagiakan aku.Sekarang tinggal aku yang harus ngertiin dia.

"Trimakasih Sam.I love you...."

"Memang benar,semuanya pasti akan Idah pada waktu yang tepat.Tanpa kita duga..."

Trie :*

Sabtu, 27 Oktober 2012

Bag.11 : SEPARUH AKU,DIRIMU

Selamat Hari Raya Idul Adha 1433H.....

Allahu akbar...Allahu Akbar...Allahu Akbar..

Gema takbir mulai terdengar dari masjid-masjid ataupun dari surau-surau kecil.Malam ini sungguh indah karna semua pelosok mengumandangkan kebesaran Allah.Malam hari raya semuanya terasa ramai.Macet dimana-mana.

Banyak yang sibuk untuk pulang kampung.Ada juga yang hanya berjalan-jalan menelusuri ibu kota.Bikin tambah macet kota jakarta.Dari pada kejebak macet aku lebih milih diem di rumah kumpul sama keluarga.Niatnya sih pengen maen sama Sam,tapi dia masih saja sibuk dengan kerjaannya.

Pagi harinya di hari raya,aku ga ikut sholat raya karna mataku dan tubuhku terasa berat untuk beranjak dari tempat tidur.Akibat begadang semaleman,sekarang terasa ngantuk sekali.Berkali-kali mamah bangunin aku untuk ikut sholat raya,berkali-kali juga aku tetap enggan beranjak turun dari tempat tidur.

Jam 8 aku baru bisa bangun,ku lihat seluruh keluarga ku sudah berkumpul.Ada yang makan,ngobrol semuanya berbahagia.Hanya satu yang tak nampak hadir.
Sam....ya,dia masih saja kerja walaupun sekarang hari raya.Terasa sepi banget tanpa dia.

Padahal sekarang Sam janji mau ngajak aku untuk mengunjungi tempat saudaranya.Tapi semuanya gagal karna dia masih harus menyelesaikan kerjaannya.Sedih,kecewa,kesel semuanya bercampur menjadi satu.Rencana gagal semua,yang paling sedihnya lagi aku belum ketemu Sam.

"Kamu masih sibuk ya,Sam?"

"Iya sayang lumayan,emang kenapa?"

"Berarti kamu ga bakalan sempet ke rumah aku dong?"

"Kayanya sih ga bakalan yank,nanti kalo aku ada waktu,aku mampir deh."

"Iya udah ga apa-apa.Hati-hati ya sayang."

"Makasih ya kamu udah mau ngerti."

Sepi..benar-benar sepi.Hari ini sangat-sangat membosankan,liburan tapi diem terus di rumah.Mau maen ga ada temen.Apalagi saudara aku yang paling deket dengan aku malah pulang ke rumah ibu nya.Akhirnya seharian ini aku tidur terus di rumah.

Sorenya semua keluargaku mengadakan acara BBQ di belakang rumah ku.Rumah ku bertambah ramai karna ibu-ibu yang sibuk menyiapkan semuanya.Sedangkan aku hanya diam saja menonton mereka,aku malah asik dengan kesibukan ku di depan laptop.

"Hana...bantuin tante dong."

"Bantuin apa tan?"

"Tolong ambilin panggangan di dapur."

"Ok tan."

Dengan agak berat aku pun beranjak ke dapur untuk mengambilkan panggangan yang di butuhkan mereka untuk membakar BBQ nanti.

"Nah gitu dong bantuin.Jangan cuma duduk aja."

"Ah tante ini."

Semakin malam semakin ramai suasanyanya.Tertawa dengan cerita yang mereka ceritakan.Ahh..tapi tetap saja aku merasa sepi.Sepi karna Sam tetep ga bisa ikut.Padahal aku sangat berharap dia bisa datang ke rumah ku.Tapi nyatanya,dia masih saja sibuk dengan pekerjaannya.

"Aku rindu kamu Sam."

"Kesibukanmu membuatku Rindu masa kita bersama."

Trie :*

Senin, 22 Oktober 2012

Peri Kecil...


Dia masih terpaku...
Tubuhnya yang lemas membuatnya tak berdaya.
Senyum yang selalu berkembang di bibirnya,
kini hilang seiring dengan kesakitannya.

Untuk peri kecil yang terbaring lemas,
Sayap mu memang patah,
Tapi mimpimu untuk bisa terbang kembali,masih ada.

Untuk peri kecil yang entah dimana tujuannya kembali
Bangkitlah..!!!
Jalanmu masih panjang.

Untuk peri kecil yang tak berdaya,
Senyumu,bahagiamu,
Tangismu dan kesedihanmu,
Semoga masih ada yang merasakannya.

Untuk peri kecil yang mendambakkan Cinta Tulus...

Dia kehilangan arah pulang,
Dia tersesat dalam kebimbangan,
Dia lenyap dalam ketakutan,
Dia hanya peri kecil yang lemah,
Dia hanya seorang peri dan bukan malaikat ataupun dewa,
Dia hanya peri kecil yang sayap-sayapnya patah,
Dia hanya peri kecil yang kehilangan mimpi,
Dia hanya peri kecil yang sedang mencari jati diri.

Coba lihat sejenak untuk merasakan semua kesakitannya,
Dia butuh kamu untuk mengembalikan sayapnya,
Dia butuh kamu untuk menunjukkan arah pulang,
Dan dia...
Adalah AKU...!!

(Ini jawaban dari seseorang untuk Peri Kecil)

Andaikan peri kecil itu ada disamping aku,aku cuma ingin bilang padanya "Bersabarlah"
dan yakinlah arah pulang dan mimpi-mimpi itu masih ada..
Cobalah untuk tegar menghadapi semuanya,
Memang benar,jalan hidup itu sedikit sulit,terkadang rumit..
Tapi yakinlah suatu hari semua itu akan Indah pada Waktunya.. -- Iman B. Zaman

Trie :*

Minggu, 21 Oktober 2012

Tentang Jarak,Tentang Waktu

Seperti mimpi..
Tapi...
Ini memang kenyataan yang harus aku jalani..
Pedih memang..
Rasanya ingin menghentikan waktu supaya saat itu tidak akan pernah datang.
Sakit memang...
Setelah tahu bahwa jarak akan ada di tengah-tengah kita lagi.
Selalu jarak yang menjadi peran antagonis..
Selalu jarak yang menjadi pemisah rindu..
Dadaku sakit,lebih sakit dari biasanya..
Seperti ribuan anak panah menusuk dadaku
Sanggup ataupun tidak,tapi ini yang harus aku lewati
Setelah kepergiannya nanti,aku akan mencari tempat persembunyian.
Bukannya aku pengecut yang lari dari kenyataan,
Tapi...
Aku hanya butuh waktu untuk siap menatap dunia kembali,
Aku hanya butuh waktu untuk siap menerima kenyataan pahit yang mau tak mau harus aku lewati setiap harinya.

Tentang jarak yang akan memisahkan kita...
Tentang waktu yang menunggu untuk mempertemukannya kembali.

Jumat, 19 Oktober 2012

Bag.10 : SEPARUH AKU,DIRIMU

"Ayo Sam cepet nanti kita ketinggalan pesawat."

"Iya Sayang ini juga jalannya udah cepet banget.Kamu jangan cemas gitu dong.Papah pasti baik-baik aja."

Hari ini aku dan Sam memutuskan pulang dari Bali.Aku dapet kabar dari mamah klo papah sakit.Semenjak dapat kabar itu aku gelisah banget.Aku pengen cepet-cepet nyampe rumah dan bertemu papah,khawatir banget sama keadaannya.

Walaupun kata mamah papah cuma sakit karna kecapean dan sudah ditangani oleh dokter,aku tetep khawatir.Dan aku segera pulang,Sam yang sedang sibuk di kantor terpaksa pulang kerja karna dia ingin mengantar aku pulang ke jakarta.Angel yang lagi ngurusin kuliahnya juga disuruh pulang ke rumah sama Sam bantuin beresin barang-barang aku.Semuanya dibikin repot karna kegelisahan aku.

***

Singkat cerita...
Aku dan Sam udah nyampe di bandara jakarta.Dengan terburu-buru Sam segera memberhentikan taxi.Dan kami langsung melaju meninggalkan bandara menuju rumah sakit.

"Sayang,please kamu jangan gelisah gitu.Semuanya akan baik-baik saja."

Sam mencoba menenangkan ku...

"Tapi Sam,papah sekarang dirumah sakit.Gimana aku ga khawatir."

"Aku tau,Han.Tapi kamu harusnya bersikap lebih tenang dan fokus."

Berkali-kali Sam mencoba menenangkanku,tapi usahanya ga berhasil.Sesampainya dirumah sakit aku langsung menuju kamar tempat papah di rawat.Disana sudah ada mamah yang menjaga papah.

"Papah...."

"Hana,kamu kok udah pulang?"

"Ya jelas dong pah.Masa papah sakit aku ga pulang.Gimana keadaannya,pah?udah mendingan?"

"Papah ga apa-apa kok.Cuma kecapean aja.Sam,kamu juga ikut?Gimana kerjaannya lancar?"

"Iya Om.aku nganter Hana karna dari tadi dia gelisah terus.kerjaan lancar Om.Gimana keadaan Om?"

"Om ga apa-apa Sam."

"Trimakasih ya,Sam udah nganterin Hana."

"Iya tante,sama-sama."

"Papah sih kalo kerja itu ga inget waktu.Jadinya sakit kan."(dengan nada sedikit kesal dan cemberut)

"Hahaha..papah ga apa-apa sayang."

"Han,kamu sama Sam istirahat dulu gih,pasti kalian capek.Biar mamah yang jagain papah."

"Iya,Mah.Nanti sore aku kesini lagi ya mah."

"Iya sayang.Hati-hati ya di jalannya.Nak Sam,titip Hana ya."

"Iya,tante.Saya pamit pulang ya tan."

"daahh mamah..daahh papah."

Aku dan Sam pulang ke rumah,karna kami merasa kelelahan.Nanti sore mungkin aku ke rumah sakit lagi.Benar kata Sam,aku ga perlu khawatir dan ga perlu gelisah.Semuanya pasti baik-baik saja.Yang penting kita udah berdoa sama Allah.

Sam sekarang selalu menyediakan waktu untuk ku.Dia rela meninggalkan pekerjaannya cuma buat nganter aku ke jakarta.Satu point plus buat dia dan aku semakin sayang sama dia.
Aku berjanji akan mempertahankan cinta ini untuk Sam.Aku berjanji akan selalu menyayanginya.Untuk papah semoga cepet sembuh.Aku sayang papah,dan Mamah aku juga sayang mamah.

"Kemanapun kita pergi,Keluarga lah tempat kita singgah.Keluarga lah tujuan kita pulang."

Trie :*

Selasa, 16 Oktober 2012

Bag.9 :SEPARUH AKU,DIRIMU

Bosan juga ya ditinggal sendiri,masa liburan ga ada kegiatan.Aku harus putar otak nih,merencanakan sesuatu buat ngisi waktu kosong.Sam sibuk,angel juga sibuk ngurus skripsinya.
Tapi...apa ya kira-kira sesuatu yang aku sukai?

"Hmmm..aku tau aku harus apa...."

Segera aku ke perpustakaan mencari kertas dan pensil.Aku ingin kembali ke hobby ku yang dulu,Melukis.Aku memang dilahirkan di keluarga seni.Mamahku adalah seorang desainer baju,dan ayah dia adalah seorang penulis buku yang cukup terkenal.Mungkin darah seni itu mengalir didiri aku.Aku dari kecil memang hobby menggambar.Bahkan aku sering mengikuti lomba-lomba untuk juara melukis.

Akhirnya kutemukan juga alat yang aku butuhkan.Aku berjalan menuju beranda depan rumah,disana terpampang jelas lautan biru.Cocok sekali pemangdangannya untuk aku lukis.Benar-benar ciptaan tuhan memang indah.Pemandangan yang sangat sempurna.

Ku geser kursi tunggu yang ada di beranda.Aku mulai membuat sketsa pemandangan yang ada di depan mata.Berkali-kali aku mendecak kagum dengan apa yang kulihat.Aku mencoba fokus dengan apa yang sedang aku buat.Setiap sudut pemandangan ga ada yang aku lewatkan.Ombak,pohon-pohon kelapa yang melambai diterpa angin,serta burung-burung yang sedang berkejaran,semuanya menjadikan pemandangan sore ini indah.

Sketsa nya sudah mulai menampilkan hasilnya,tinggal di rapihin saja.Aku seneng,ternyata sekian lama aku ga pernah melukis sekarang aku masih bisa...

"Yeesss...akhirnya selesai juga,lumayan juga nih gambarnya..."

Setelah selesai ngelukis,aku masih betah duduk diteras depan rumah.Pemandangan sunset nya bener-bener indah.Sayang banget kalo dilewatkan.Cahaya nya yang membius semua orang yang melihatnya.
Dari atas,aku liat ada mobil datang.Rupanya Angel sudah pulang.

"Memanfaatkan waktu luang dengan sesuatu yang bermanfaat itu memang INDAH."

"Sore kak Hana..Lagi apa nih?"(Angel menyapaku kemudian duduk disampingku)

"Sore cantik..Ini kaka lagi iseng aja nunggu kalian pulang sambil melukis."

"Waahh..mana coba aku liat lukisannya ka."

"Nih.."

"Ya ampun..kak Hana ternyata jago banget ngelukis ya.Ini beneran bagus banget kak."

"Aaahh..masa sih.Itu kaka lagi iseng aja dek."

"Beneran kak ini bagus banget.Buat aku yaa.."

"hehehe..iya..iya..itu buat kamu deh."

"Makasih kak Hana,aku masuk dulu ya ka." (Angel masuk sambil membawa lukisanku)

Tidak lama,aku pun masuk menyusul Angel.Aku mulai mempersiapkan makanan untuk makan malam nanti.Angel membantuku menyiapkan segalanya.Sepertinya dia juga sangat senang memasak.Dilihat dari kelihaiannya menyiapkan bumbu apa saja yang diperlukan.Aku merasa terbantu sekali.

Tepat jam 7 malam Sam datang.Sepertinya dia sangat kelelahan,terlihat dari raut wajahnya yang sudah sangat capek sekali.Aku menyuruh Sam untuk beristirahat sebentar kemudian mandi.
Setelah Sam selesai mandi,kami bertiga makan malam bersama.Disela-sela makan malam ini,kami saling berbagi cerita.

"Gimana dek skripsi kamu?kapan wisuda?"

"Yaahh..skripsi lumayan lancar kak.Aku sih pengennya bulan depan wisuda."

"Bagus lah..kaka doain kamu cepet lulus."

"Iya kak,Amin..."

"O,iya Han.kamu baik-baik aja kan ditinggal sendirian hari ini?"

"yeee..kaka lebay..kak Hana pasti baik-baik aja,dia kan wanita mandiri."(Angel mendahului aku menjawab pertanyaan Sam.dia selalu saja menggoda aku dan Sam)

"Kamu ini nyerebot aja."

"Aku baik-baik aja Sam.Kamu ga usah khawatir.kan aku udah biasa ditinggalin kamu.hehehe.."

"Tuh kan kak,apa aku bilang.Kak Hana tuh wanita yang mandiri."

"Jadi kalian berdua nyindir Aku nih ceritanya?"

"Hahahaha.kak Sam ngerasa juga.."

Makan malam kali ini begitu riuh dengan canda tawa kami bertiga.Terutama Angel,dia selalu saja bisa membuat aku dan Sam tertawa.Cerita-ceritanya juga kekonyolannya benar-benar membuat hidup rumah ini.
Selesai makan malam aku dan Sam duduk di ruang keluarga.Dan Angel,sepertinya dia lebih fokus belajar di kamarnya.

"Han.."

"Iya,Sam.kenapa..??"

"Makasih ya."

"Buat?"

"Hari ini kamu telah membuat rumah ini semakin cantik.Hari ini kamu telah membuat aku semakin yakin kalo kamu bisa jadi istri yang baik buat aku.Yang bisa mengurus semua yang aku butuhkan."

"Iya Sam sama-sama.Aku seneng bisa ada disini."

Aku dan Sam ngobrol panjang lebar sampai lupa waktu.Dan secara tiba-tiba..

"Hayooo..kalian lagi apa..hehehe?"(Angel mengejutkan kami)

"Kamu dek,ngagetin aja.Ada apa?Belum tidur?"

"Kak Sam tau ga,tadi sore kak Hana bikin lukisan bagus banget.Nih lukisannya."(Angel menunjukkan lukisan yang tadi sore aku buat kepada Sam)

"Wow..ini beneran kamu yang bikin Han?

"Iya,Sam.."

"Ya iya dong kak,masa aku yang buat sih.Bagus kan.."

"Bagus banget,Han.Aku baru tau kalo kamu ternyata jago ngelukis juga."

"Aku emang hobby banget ngelukis.Tapi udah lama aku ga pernah ngelukis lagi."

"Kamu emang hebat,Han."

Malam semakin larut.Dan kami bertiga beranjak ke kamar masing-masing.Kami harus mempersiapkan tenaga untuk esok hari.

"Good night,Hana."

"Good night,Sam."

"Ciptaan Tuhan memang indah.Sam,Angel dan pemandangan Laut tadi sore sungguh INDAH."

Trie   :)

Senin, 15 Oktober 2012

Bag.8 : SEPARUH AKU,DIRIMU

Sam mengajakakku ke tempat tinggalnya yang diluar kota.Kebetulan dia masih harus menyelesaikan pekerjaannya setelah itu pindah lagi ke jakarta.Karna aku lagi ambil cuti,Sam mengajakku untuk ikut dengannya.Ternyata Sam ikut tinggal di rumah adiknya yang kebetulan sedang kuliah di daerah tersebut.

Hari pertama...

Aku,Sam dan Angel berkeliling kota Bali.Pemandangan disini benar-benar indah,di mulai dari pantainya dan objek wisata lainnya menakjubkan.Cocok banget buat refreshing,bener-bener suasananya beda banget sama di jakarta.

Menelusuri pelosok kota Bali bener-benr sesuatu yang menyenangkan,pengalaman  baru yang ga bakal terlupakan.Dan kenangan ku bersama Sam bertambah.Kali ini bersama Angel juga adiknya Sam.
Seharian ini kami bertiga menghabiskan waktu untuk jalan-jalan.Kebetulan hari libur juga jadi bisa nyantai.

Dari pagi sampai sore dan beranjak malam,kami masih asik menikmati pemandangan Bali.Malam hari,suasana gemerlap terasa sekali dikota ini.Membuat pemandangannya semakin indah.Toko-toko yang menjual berbagai macam souvenir juga tak luput dari keramaian para turis dan para pelancong.

Hiruk pikuk di kota ini semakin membuat suasananya menyenangkan.Aku sampe ga merasa kelelahan setelah seharian jalan-jalan.Perut kami sepertinya mulai berontak,dan kami memutuskan untuk makan disalah satu restorant yang katanya paling terkenal disini.

Setelah selesai makan,kami bertiga bergegas pulang,karna malam semakin larut.Dan kami harus segera beristirahat,karna besok Sam dan Angel harus melakukan aktifitas seperti biasa.Sesampainya di rumah,aku dan Angel tidur satu kamar.sedangkan Sam,dia tidur dikamarnya sendiri.

Pagi hari di Bali....

"Indahnya pagi ini ku mulai dengan menyiapkan sarapan sederhana untuknya."

"Good Morning,Sam...."

"Good Morning,Sayang..hhmmm...wangi apa ini?Sepertinya enak..."

"Taraaaa....aku udah buatin kamu sarapan.This is it Nasi goreng ala chef Hana..hehehe"

"Waahhh...dari wanginya sih kayanya udah enak.Coba aku cicipin dulu."

"Sini sayang aku ambilin."

Pagi ini,aku sengaja bangun pagi-pagi untuk buatin sekaligus nyiapin sarapannya Sam.Kebetulan Angel ada jadwal kuliah,dan pagi-pagi sekali dia sudah berangkat.Jadi,cuma aku dan Sam yang duduk dimeja makan.

"Gimana sayang,enakkan nasi gorengnya?"

"Hhhmmm..gimana ya,mau yang jujur apa yang bohong?"

"Iiihh...kamu nyebelin..ayo dong kasih komentar."

"Nasi gorengnya enak,cuma kurang garam sedikit."

"Yaa..itu karna garam di dapur abis..hahahaha..."

"hahaha..kamu bisa aja,Han.Ia udah aku berangkat kerja dulu ya."

"Iya sayang.Kamu hati-hati ya di jalannya,kerjanya yang semangat.Nanti jangan lupa kabarin aku ya."

"Pasti sayang,nanti aku pasti kabarin kamu.Kamu ga apa-apa kan ditinggal sendiri di rumah?"

"Iya tenang aja,Sam.Aku ga apa-apa kok.Lagian nanti siang Angel kan pulang."

"Ya udah klo ada apa-apa langsung kabarin aku atau Angel ya."

"Okeeehh...."

Sam dan Angel sudah pergi,dan di rumah sekarang cuma ada aku.Sepi banget,untuk ngilangin rasa sepi aku beres-beres rumah.Ya lumayan sambil nunggu Angel pulang.Rumah juga keliatan berantakkan,mungkin kesibukan Angel dan Sam yang membuat mereka ga sempet ngurus rumah.

Ngurusin dan ngebersihin rumah sendirian berasa banget seperti udah menjadi seorang ibu rumah tangga.Aahh...kali ini aku mulai berkhayal kembali.Berkhayal dimana aku dan Sam sudah menikah,tinggal dirumah yang sederhana dengan malaikat-malaikat kecil yang akan membuat suasana rumah menjadi ramai.

Akhirnya,rumah selesai aku beresin,semuanya sudah bersih.Dan waktu ternyata sudah mulai siang.Aku merebahkan badanku di kamar,terasa pegal tapi mengasyikan juga.Tanpa sadar aku pun tertidur lelap.

"Hari yang Luar biasa di jalani dengan orang-orang yang Luar Biasa.Bahagia itu Sederhana."

Trie :)

Sabtu, 13 Oktober 2012

Bag.7 : SEPARUH AKU,DIRIMU

Beberapa hari setelah kejadian itu,aku dan Sam jarang berkomunikasi.Bahkan setiap Sam mencoba menghubungi aku,sering aku abaikan.Aku masih berada dalam kebingungan.Aku ga tau jalan mana yang harus di tempuh.
Maju...atau Mundur dan semuanya berakhir...???

Dalam hati kecilku,aku masih mencintai Sam.Aku sebenernya ga rela kalo harus berpisah dengan dia.Sikap ku yang berubah jadi pendiam dan murung membuat orang-orang disekitarku khawatir.Terutama Mamah,dia benar-benar khawatir karna sudah 2 hari aku ga pernah makan nasi.

Mamah sampai kebingungan harus membujukku dengan cara apalagi.Mamah akhirnya menelpon Sam untuk coba membujuk aku.Tapi tetap saja usaha mereka ga ada yang berhasil.Memang aku ini keras kepala,aku kadang ga memperhatikan orang-orang disekitarku yang mengkhawatirkanku.Aku masih saja betah dengan dunia ku sendiri.

Dikantor pekerjaanku berantakkan,bahkan aku yang ga pernah dimarahin bos sekarang aku kena semprot atasan.Semuanya terbengkalai.Aku seperti kehilangan arah tujuan.Aku seperti orang linglung yang sedang mencari jalan pulang.Aku salah..aku salah telah mengambil keputusan seperti itu.

Aku terus-terusan menyesali perbuatanku.Padahal,Sam sendiri sudah tak mempermasalahkannya.Setiap malam aku hanya bisa bercerita sama Tuhan.Aku meminta jalan terbaik darinya.Aku lemah,bahkan sangat lemah.

Tuhan,apa aku harus nyerah sampai disini...???
Apa aku harus menyerah pada keadaan yang terus memojokkanku..??
Apa aku harus merelakkan semuanya berakhir tanpa menghasilkan apapun..??
Tuhan...berikanlah petunjukMu...
Aku ingin semuanya baik-baik saja,Tuhan....

***

Akhirnya Sam memutuskan untuk pulang karna dia mendengar kondisiku yang memprihatinkan.Dia ingin melihatku,dia ingin membuktikkan kepadaku bahwa dia pasti ada saat aku sedang terpuruk.
Sam menjenguk aku di Rumah Sakit.Ya,aku sakit dan harus dirawat.Kondisi badan ku benar-benar menurun,untuk jalan ke kamar mandi saja aku membutuhkan bantuan orang lain.

Saat aku berada di rumah sakit,Sam sangat memperhatikanku.Dia bahkan sampai rela tidur di rumah sakit untuk menjagaku.Dia ingin memastikkan bahwa aku baik-baik saja.Sam juga rela meninggalkan kerjaannya demi aku.

Dari situ aku sadar,bahwa selama ini Sam memang benar-benar mencintaiku.Hari ini dia membuktikannya.Dalam keadaan berbaring,aku melihat Sam dan Mamah sedang asik berbincang-bincang.Kadang dalam obrolan mereka diselingi canda tawa yang membuatku semakin bahagia memiliki Sam.Dia tak hanya mencintaiku,tapi mencintai seluruh keluargaku.

Aku bertekad untuk cepet sembuh.Aku ingin jalan-jalan dengan Sam.Aku ingin makan malam dengan Sam.Aku ingin tubuhku sehat seperti biasa lagi.Aku bosan di rumah sakit.Aku harus sembuh,aku harus bisa sembuh.Aku harus bisa melawan sakitku ini.

 ***

Tiga hari aku di rumah sakit,tidak melakukan aktifitas apapun.Dan hari ini aku pulang ke rumah,Sam sudah berada bersama Mamah.Bersiap-siap membawa aku pulang.
Dalam perjalanan pulang,aku hanya bisa tertidur.Memang kondisiku belum pulih sepenuhnya,tapi aku memaksa untuk pulang.

Bagiku rumah sakit membosankan.Sam selalu memperhatikan ku,melihat lewat spion mobilnya.Mungkin dia masih khawatir melihat kondisiku,mamah juga begitu memperhatikanku dengan lembut.
Hari ini aku mendapatkan kebahagiaanku kembali.Aku merasa semua orang menyayangiku kembali.

Dirumah,ternyata teman-temanku sudah menungguku.Mereka memberikanku suprise yang membuat aku merasa bertambah bahagia.
Hari ini Tuhan telah memberikan buah dari kesabaranku.Aku sangat bersykur,Tuhan benar-benar sayang kepadaku.

Rumahku kembali riuh,semuanya tertawa bahagia.Dan aku,aku sekarang mulai tersenyum lagi.

"Sam..."

"Iya,Sayang kenapa..?"

"Makasih ya,hari ini aku bahagia sekali."

"Iya,Sayang.Cepet sembuh ya.I Love You."

"Love you too,Sam."

Sam memelukku mesra.Sepertinya dia juga merindukanku.Bahkan sangat merindukanku.....

"Tuhan Mendengar,Tuhan Melihat tapi Dia Menunggu Waktu Yang Tepat."

Trie :)

Jumat, 12 Oktober 2012

Bag.6 : SEPARUH AKU,DIRIMU

Entah setan apa yang sudah merasuki pikiranku.Tiba-tiba saja emosiku memuncak.Pertengkaran yang sepele itu membuat aku semakin emosi.Aku muak dengan keadaan seperti ini.Aku benci pada diriku sendiri,karna aku selalu gagal dalam menahan emosi.

Aku selalu saja dikalahkan oleh emosi ku sendiri.Aku selalu saja ga bisa mengendalikan emosiku.Padahal berkali-kali aku sudah coba belajar untuk bisa mengendalikkan emosi dalam setiap pertengkaranku dengan Sam.Tapi,semuanya tidak membuahkan hasil.

Setiap aku bertengkar dengan Sam,aku yang lebih cepat emosi dibanding Sam.Sam lebih bisa menahan diri untuk tidak meluapkan emosinya.Dia bisa lebih tenang dari aku,dia bisa lebih dewasa dari aku.Tapi aku...

"Sam,aku mau kita PUTUS...!!!!"

"Kenapa kamu ngomong kaya gitu,Han?apa kamu ga bisa meredamkan emosimu dulu?Jangan ngambil keputusan yang nantinya akan membuat kita menyesal."

"Sam,aku sudah capek terus-terusan bersabar.Kamu..kamu ga pernah sedikitpun mengerti perasaan aku.Aku cuma ingin diperhatiin,itu saja.."

"Iya..iya..aku tau aku salah.Aku minta maaf.Tapi,apakah ini jalan yang akan kamu ambil,Han?Apa kamu rela hubungan yang sudah kita jalin setahun lebih kandas begitu saja?"

Sam mulai mencoba membujukku supaya lebih tenang dan memikirkan setiap ucapanku...

"Aku..aku lelah,Sam.Mungkin lebih baik aku menenangkan diri dulu,Sam."

"Ok...kalo itu bisa membuatmu lebih baik.Yang jelas,sampai detik ini aku masih mencintaimu,Han."

Ku matikkan telpon dari Sam.Malam ini perasaanku benar-benar hancur,aku menyesal telah mengatakkan itu kepada Sam.Aku menyesal karna emosiku,aku bertindak bodoh.Air mataku terus saja mengalir.Seperti air bah yang ga bisa di bendung lagi.

Malam ini,aku telah melakukkan kesalahan yang sama.Aku telah membuat keputusan yang membuat aku menyesal.Walaupun Sam ga menyetujui keputusanku,tetap saja rasa bersalah masih ada di hati ku.
Ingin rasanya aku memutar kembali waktu,ingin rasanya aku tarik kembali kata-kata itu.

Aku bodoh...aku benar-benar bodoh.Selalu saja kalah,selalu saja bisa diperbudak oleh emosiku sendiri.
Tuhan,aku menyesal.Beri aku kesempatan untuk memperbaikki semuanya kembali menjadi utuh seperti semula.
Aku ingin semuanya baik-baik saja setelah kejadian ini.Aku ingin semuanya berjalan dengan normal seperti biasanya.

Sam,bagaimana perasaan dia saat ini.Aahh...aku telah membuatnya terluka.Aku telah membuatnya kecewa kepadaku karna sikapku.Masih ada kah harapan untuk aku dan Sam?
Mungkin lebih untuk beberapa hari ini aku menenangkan diri,sagar pikiranku kembali tenang.Aku ingin memperbaiki kesalahanku malam ini.

"Maafkan aku,Sam.Aku mencintaimu.."

"Harusnya,Emosi tidak membutakan Hati dan Pikiran Kita..."

Trie :)



"Orang yang sibuk ngurusin dan ikut campur hidup orang lain itu kasian banget ya,kaya ga ada kerjaan lain aja..."-- Cekerz




Kamis, 11 Oktober 2012

Bag.5 : SEPARUH AKU,DIRIMU

Kesabaranku selama satu bulan lebih mulai membuahkan hasil.Sam kini selalu menyempatkan mengabariku walau sesibuk apapun pekerjaannya.Ya,walaupun ada kalanya seharian dia tak mengabariku sama sekali.
Malam ini Sam menelponku.Entah kenapa aku tiba-tiba saja menangis.

"Han,kenapa kamu nangis?Kamu ga seneng ya aku telpon?"

"Bukan,Sam.Aku nangis bukan krna kamu tlpon.Tapi.." Aku tidak meneruskan perkataanku,sepertinya tenggorokanku sangat kering.Sehingga aku ga bisa mengucapkan sepatah katapun.

"Tapi apa,Han?are you Ok?"

Untuk beberapa saat aku hanya bisa terdiam...

"Han,ceritakan padaku kenapa kamu  nangis?"

"Sam,aku...Aku sangat merindukanmu.Aku merindukkan saat-saat kita bersama dulu.Aku merindukkan kamu yang selalu ada buat aku.Aku merindukkan semuanya..."

Tangisan ku pun semakin menjadi-jadi,aku sudah ga sanggup lagi menahan  kerinduanku terhadap Sam.

"Hana...please dengerin aku.Ini hanya sementara,Han.Aku pasti kembali,aku juga sangat merindukanmu.Aku pun disini merasakan hal yang sama seperti yang kamu rasakan.Bisakah kamu bersabar sedikit lagi untuk menungguku pulang,Han?"

"Iya Sam...sampai kapanpun aku akan menunggumu kembali kepelukanku."

"Aku mencintaimu,Han."

"Aku pun begitu,Sam."

Dan akhirnya situasi sudah mulai tenang,aku yang tadinya nangis sekarang bisa bercerita banyak kepada Sam.Lagi-lagi Sam selalu bisa mencairkan keadaan.Dia selalu bisa menghasilkan senyum di wajahku.

***

Hari ini aku ada janji dengan Nina,sahabat ku waktu masih kecil.Kami memang tinggal di kota yang berbeda.Tapi hari ini dia menyempatkan waktunya untuk menemuiku.Kami bertemu di sebuah kafe di daerah jakarta.
Pertama kali aku bertemu dengannya,aku merasakan sesuatu yang sangat berbeda dari Nina.Dia sekarang jauh lebih cantik dari yang aku kenal.

"Hana...." Dari kejauhan dia memanggilku yang sedang duduk menunggunya.Dan dia pun menghampiriku.

"Hei..Nin..Nina,ini kamu beneran Nina?" Aku berdiri terpaku ketika Nina berada di hadapanku.

"Yeee...masa sama temen sendiri ga kenal sih,Apa kabar kamu,Han?"

"Gilaa...kamu benar-benar beda sekali..Kabar aku baik,kamu sendiri gimana?Eh,ayo silahkan duduk,mau minum apa?"

"Ah kamu bisa aja...Kabarku juga baik Han.malahan sangat amat baik..." Expresi nya begitu bahagia

"Waahh..sepertinya ada yang bawa kabar gembira nih.Ayo cepetan ceritain sama aku." Aku pun mencubit tangannya.

"Aw,sakit tau..hehe..Aku mau ngasih tau kalo aku..."

"Kalo aku apa?"

"Kamu tau Reza kan..?"

"Reza pacar kamu?"

"Iya,minggu lalu dia melamar ku dan bulan depan aku menikah."

"Ya Tuhan...benarkah itu.Aku ikut bahagia mendengarnya.Selamat ya,Nin."

"Kamu dan Sam pokoknya harus datang ke acara pernikahanku.Kalo engga aku bakalan marah sama kamu."Dengan nada bergurau diikutin dengan expresinya yang cemburut.

"Iya pasti aku bakalan dateng.Apa sih yang engga buat seorang Nina.Selamat ya."

Akhirnya,sore itu kami lewati dengan berbincang-bincang.Penuh canda tawa,suasana seperti ini yang sangat kami rindukkan.Sudah lama aku dan Nina ga ketemu.
Nina orangnya sangat ceria.Aku sangat senang saat tahu kalo dia mau menikah.Dalam hati aku pun sedikit iri sama Nina,karna dia sudah mau mempunyai keluarga.Sedangkan aku,aku kapan.

Setelah puas berbincang-bincang.Kami melanjutkan berbelanja kesebuah mall di jakarta.Intinya sih aku nganter Nina,karna dia yang lebih banyak berbelanja.Katanya sih buat keperluan nikah juga.Aaahhh...bahagia sekali Nina.

Kami berdua menjelajahi setiap toko di mall itu.Keluar masuk mencari barang-barang yang kami butuhkan.Tanpa terasa waktu mulai gelap.Dan kami bergegas pulang.Malam ini Nina nginep dirumahku,karna dia ga mungkin pulang ke rumahnya yang berada di luar kota.Seneng juga karna malam ini ada yang menemaniku bercerita.

Dirumah,kami juga meneruskan berbagi pengalaman.Sepertinya membutuhkan beberapa hari supaya kami berdua puas untuk berbagi cerita.Malam semakin larut dan kami pun tertidur.Lelah karna hari ini dilewati dengan sangat luar biasa.

"Teman itu,Keluarga kedua buat kita.Rumah kedua buat kita dan Teman itu,Segalanya..."

Trie :)

Rabu, 10 Oktober 2012

Bag.4 : SEPARUH AKU,DIRIMU

Sedih saat tau Sam harus dipindahkan kerja keluar kota.Hubungan ku nantinya bakalan jarak jauh lagi.Baru sekejap aku merasakan kebersamaan dengan Sam,kini untuk kedua kalinya kesabaran ku dan Sam akan diuji kembali.

Dengan berat hati,aku mengantarkan Sam ke bandara.Tak dapat ku tahan lagi,air mataku jatuh juga.Sebenernya aku ga mau nangis di hadapan Sam,tapi aku bener-bener ga kuat lagi buat nahan perasaan sedihku ini.
Dan akhirnya Sam pergi.Aku masih terpaku dan belum sepenuhnya percaya dengan apa yang ku alami saat ini.Yang terjadi di hadapanku.Sam pergi meninggalkanku karna tugas dari kantornya.Dan aku,aku harus rela ia tinggalkan untuk sementara.

***

Dua hari sampe tiga hari komunikasi kami cukup lancar.Sesibuk apapun Sam dia selalu sempet ngasih kabar ke aku.Dia selalu ceritain semua yang dia lakukan setiap harinya,begitu juga dengan aku.Setiap hari aku merindukannya.Aku harus membiasakan kembali untuk menahan rindu.Aku harus membiasakan kembali bersabar dan bersahabat dengan waktu.

Seminggu sudah aku dan Sam berhubungan jarak jauh.Sekarang Sam mulai sangat sibuk sampai kadang-kadang ga sempet ngabarin aku.Dia terlalu fokus dengan kerjaannya.Dia memang tipikal cowok yang pekerja keras.Bagus sih memang,tapi akhirnya aku lah yang jadi korban kesibukannya.Sekarang aku sudah jarang diperhatikan sama Sam.
Jangankan untuk menelpon aku,untuk sekedar ngabarin aku lewat sms pun kadang Sam ga sempet.Dan aku mulai jenuh dengan situasi ini.

Kadang aku selalu bertanya-tanya,sesibuk apakah sam disana sampai dia ga sempet ngabarin aku.Apa pekerjaannya begitu penting baginya?Apa sedikitpun ga ada waktu buat aku.Aku merindukannya,aku benar-benar merindukan Sam yang dulu.Yang sesibuk apapun dia,dia selalu ada buat aku.Dia selalu sempet buat sekedar nanyain aku apakah sudah makan atau belum.Tapi sekarang,kesibukannya benar-benar menyita waktunya dan waktu untukku.

***

Hampir sebulan Sam diluar kota,dan hampir sebulan juga aku berperang dengan perasaanku sendiri.Sam semakin sibuk dan sangat sibuk.Setiap hari aku dan Sam pasti terjadi cekcok masalah waktu.Entah sudah berapa kali aku mengatakan kepada Sam bahwa aku juga ingin diperhatikan sama dia.Tapi tetap saja Sam lebih memilih mementingkan pekerjaannya dibanding aku.

Aku merasa diasingkan oleh dia,aku merasa sekarang aku bukan orang penting untuk dia.Aku cemburu,cemburu karna Sam lebih mementingkan segala urusannya.
Bahkan saat aku sakit pun Sam jarang sekali memperhatikan aku.Beda dengan dulu,saat Sam berada dekat dengan ku.Semuanya benar-benar berubah dengan begitu cepat.

Sekarang aku jadi orang yang sangat pendiam,jarang sekali aku tertawa lepas.Padahal biasanya sesulit apapun aku menjalani hari ku,pasti tetap ada senyum di wajahku.Tapi kini,orang yang selalu membuat ku tersenyum sudah ga ada.Dia terlalu sibuk,bahkan sangat sibuk.

Terbesit dalam pikiranku,apakah disana Sam sudah menemukan seseorang yang membuatnya nyaman?Apa sekarang Sam menyimpang dari aku?Apa sekarang Sam sudah ga setia sama aku?
Ya Tuhan,aku bingung.Aku lelah kalo setiap hari aku harus bergelut dengan bathin dan perasaanku.Aku lelah dengan situasi seperti ini.

Bolehkah aku menyerah dengan keadaan?
Sepertinya jangan dulu,aku harus tetep kuat menjalani semua ini.Hubungan ku dan Sam sudah terjalin lumayan lama.Dan kita sudah serius,lalu kenapa harus nyerah.Mungkin kesabaranku saat ini sedang di uji.Dan aku,aku harus bisa ngelewatin semua ini karna aku yakin pasti semuanya akan segera berakhir indah.

Dan aku berharap Sam jadi sam yang seperti dulu.Yang selalu ada saat aku butuhkan.Dan selalu menemaniku dalam keadaan apapun.Aku rindu kamu yang dulu,Sam.

"Sesibuk apapun kamu,aku harap ada sedikit waktu untuk ku.Untuk hubungan kita."

Trie :)

Bag.3 : SEPARUH AKU,DIRIMU

Tugas pekerjaanku semakin numpuk dan semangat kerjaku malah menurun.Kondisi badan yang masih belum stabil menyebabkan otak dan badanku gk sejalan.Hp ku berdering,ternyata ada sms masuk.

"Hai,Han.Apa kabar?"

Pengirimnya ga aku kenal.Nomer nya juga baru belum tersave di handphone ku.Siapa dia?apa dia mengenalku?.
Akhirnya ku abaikan sms itu karna aku anggap sms nya tidak terlalu penting.Ku lanjutkan kembali mengerjakan tugas-tugan kantor yang sudah di kejar deadline.Benar-benar membuat kepalaku serasa mengeluarkan asap.

Ku coba untuk rileks sejenak,menyegarkan otakku kembali.Berharap setelah itu keadaannya akan membaik dan aku bisa menyelesaikan semua tugas-tugas yang sudah membuatku beberapa hari ini kurang istirahat.
Ku lihat Hp ku lagi,membaca sms yang tadi masuk.Masih penasaran siapa pengirim sms itu.Tiba-tiba Hp ku berdering lagi,ku buka pesan masuknya.Aku pikir itu pesan dari orang tak dikenal itu,ternyata ini dari Sam.

"Siang sayang,bagaimana hari ini dikantor?Menyenangkan kah :) "

Dengan sedikit cemberut aku membalas pesan singkat Sam,

"Hari ini sama seperti hari kemarin,benar-benar membosankan.Tugasku belum selesi semua Sam.Kalo kamu?"

Sam menelponku...

"Membosankan kenapa,sayang?"

"Kerjaan satu belum selesai,ditambah kerjaan lainnya.Aku pusing Sam.Badanku pun berasa ga enak.Mungkin akibat kurang istirahat."

"Hhhmm...gitu aja kok nyerah?Mana Jiwa pekerja Hana yang sangat..sangat giat?"

"Iya,tapi...Eh kamu udah makan Sam?"

"Belum,Han.Aku belum sempet makan,ia udah aku mau nerusin pekerjaanku dulu ya,sayang."

"Iya,sayang.Semangat ya jangan lupa makan."

"Kami juga ya,Han.yang semangat kerjanya."

Setelah telpon mati ku letakkan kembali Hp ku diatas meja.Tanpa sadar ternyata dari tadi Sari sahabat kantor ku memperhatikan percakapanku dengan Sam.
Alhasil dia langsung menggodaku...

"Ccieee..cciieee...yang punya Samuel..eheemm..mesra banget..hahaha..."

Sepertinya dia menertawakanku dengan begitu puas.Dia terus saja menggodaku..

"Cciieee..Hana dan Samuel.Pasangan terRomantis abad ini.."(dia menyubitku genit)

"kamu apa-apaan sih,Sar.."(aku pun membalas cubitannya)

Akhirnya setelah bergurau kami berdua melanjutkan pekerjaan kami masing-masig.Ku lihat Sari sedikit kebingungan,pun demikian dengan aku.Tapi bagaimana pun juga tugas ini harus segera diselesaikan.

Jam telah menunjukkan pukul 4sore,sejam lagi pulang pikirku.Dengan sisa tenaga yang ada akhirnya aku selesaikan semua pekerjaanku.Tepan pukul 5sore aku keluar dari gedung kantorku.Diluar Sam sudah menungguku.Ternyata dia menepati janjinya untuk menjemputku hari ini.Walau hari ini sangat melelahkan,tapi semua rasa lelah itu hilang seketika kalau sudah melihat wajah Sam dengan senyumannya.

Didalam mobil kami saling bertukar cerita dan satu hal yang membuat aku seneng banget adalah saat Sam ngasih tahu bahwa minggu depan dia akan mengajakku kembali ke rumah Bibi nya.Wajahku yang tadinya cemberut seketika ceria dengan senyum yang sangat menggoda.

"Bener ya Sam minggu depan kita ke rumah Bibi lagi?"

"Iya sayang.Minggu depan kita kesana."

"Yes..Makasih Sayang"

Sam hanya tersenyum mungkin dia ingin lebih fokus mengendarai mobilnya.Untungnya hari ini jalanan agak sedikit lancar jadi aku dan Sam ga perlu berbaku dengan kendaraan-kendaraan di jalan.
Satu jam kemudian kita sampai di rumahku.Setelah mengantarku ke dalam rumah dan bertemu dengan mamah,Sam langsung pamit pulang.
Aku mengantarnya sampai depan pintu.Hanya dalam sekejap mobil Sam sudah meninggalkan halaman rumah ku.

Aku pun merebahkan tubuhku,dengan muka yang sangat lelah.Hari ini benar-benar sangat melelahkan.Tapi Sam,dia tetap saja bisa membuatku melupakan kelelahanku untuk sementara.Sam selalu saja membuatku tersenyum.

"Hari ini sungguh LUAR BIASA.Besok,semoga bisa lebih Luar Biasa.Karna seberat apapun yang kita hadapi hari ini,di waktu yang akan datang kita dapat menikmati hasilnya."

Trie :)


Kau sayat hatiku dengan lidahmu.Kau sayat hatikku dengan kelakuanmu.Kenapa tak kau bunuh saja aku?
Apa engkau belum puas dengan sikapmu kepadaku?
Apa yang kau cari dari diriku?Apa lukaku bagimu adalah sebuah kesenangan?Apa lukaku bagimu adalah sebuah pembalasan? -- Trie




Selasa, 09 Oktober 2012

Bag.2 : SEPARUH AKU,DIRIMU

Minggu,30 September 2012,-

Mataku tak bisa terpejam lagi,padahal sekarang masih jam 6 pagi.Gelisah dan ingin segera jam 8 pagi.Ingin segera bertemu dia yang akan mengajakku berkunjung kerumah Bibinya.
Sam akan mengenalkanku ke rumah Bibi nya yang berada tidak jauh dari kota kami.Dia ingin seluruh keluarganya tau siapa aku.

Berkali-kali aku mencoba menelpon Sam,tapi tak satupun telpon ku yang dia jawab.Mungkin dia masih tidur,karna hari ini kan hari Libur.
Aku masih saja gelisah,sudah ku coba memejamkan mataku kembali tapi aku ga berhasil.Mataku terus terbuka.Dan aku coba lagi menelpon Sam.Akhirnya di angkat juga telpon ku...

"Hallo..."(Sam coba menyapaku dengan suara yang sedikit berat)

"Hallo,Sam.Kamu masih tidur ya sayang?Maaf ya aku ganggu,acara kita nanti jadi kan?"

"Iya sayang.Emang sekarang jam berapa?"

"Masih jam 6 lewat 20 menit,Sam."

"Oh,berarti masih ada 2jam lagi kan?"

"Iya...(jawabku singkat,aku tau Sam masih dalam keadaan ngantuk berat),ya sudah kamu tidur lagi,nanti jam 8 aku bangunin lagi,Bye.."

Langsung ku matikkan telponnya dan ku letakkan Hp ku di samping telingaku.Untuk menghilangkan rasa gelisah aku coba memPlay Mp3 ku.Lagu demi lagu aku lewati.
Jam masih saja menunjukkan pukul 6 lebih 45 menit.

"ah,lama sekali waktunya.Apa dia masih betah membuatku gelisah?"

Aku terus saja menggerutu,dan akhirnya ku matikkan Mp3 dan aku bergegas ke kamar mandi.Mungkin waktu akan terasa cepat.
***
Jam 8:30
Akhirnya aku dan Sam berangkat.Dalam perjalanan aku malah terlelap tidur dan alhasil Sam jadinya berperan seperti sopir ku.Sungguh lucu,saat Sam mengajakku untuk bercanda sedangkan aku sudah mulai memejamkan mataku.Terdengar Sam berkata kepadaku..

"Hana..hana..Di ajak ngobrol kok malah tidur.Ia sudah lah hari ini aku akan menjadi supir mu."(Sam tertawa kecil melihatku)

Jam 10:15
Kami sampai ditempat tujuan.Rumah Bibi nya sam.Rumahnya ga terlalu besar tapi sepertinya sangat sejuk.Halamannya di penuhi pohon-pohon yang sangat rindang.

"Hai,Bi..apa kabar"(Sam menyapa bibi nya dan mencium tangannya,aku pun mengikutinya sambil tersenyum)

"Haloo Sam keponakanku yang paling nakal.Kabar bibi baik,kamu bagaimana?"

"Aku juga baik,Bi"

"eheemm..siapa itu?"(Bibi Sam bertanya sambil bergurau dan melirik ke arah ku)

"Kenalin Bi ini Hana,Dia Calon bagian dari keluarga kita"

"Hai,Bi.Aku Hana,apa kabar?(Aku pun memperkenalkan diri)

"Oh..jadi ini Hana yang sering kamu ceritakan kepada Bibi.Ternyata dia cantik,beda sama yang kamu ceritakan.hahaha..."

"Bibi bisa aja,emang Sam sering cerita apa aja,Bi?"

"Banyak banget cantik.Nanti bibi kasih tau ya.Sekarang ayo kita makan dulu.Pasti kalian Laper Banget kan?"

Bibi Sam mengajak kami ke ruang makan.Ruangannya cukup sederhana dan bersih.Benar-benar terawat sekali.Walaupun bibi tinggal sendiri tapi dia pandai merawat rumahnya.

"Waaahh,ini makanan kesukaan aku,Bi."

"Iya,Sam.Bibi sengaja masakkin semua ini buat kamu.Ayo di makan,Hana kamu juga makan yang banyak ya."

"Iya,Bi."

Hari ini kami bertiga lewati dengan penuh canda.Sam dan Bibi nya benar-benar tipe orang yang humoris.Perutku sampe sakit di buat ketawa terus-terusan oleh mereka berdua.Sungguh bahagia aku bisa di kenalkan dengan Bibi nya Sam.Dia sangat ramah,baik,benar-benar menyenangkan.
Kami bercerita tentang hobby kami,tentang kerjaan sampe Bibi juga bercerita tentang masa mudanya bersama Alm.Paman.

Aku dan bibi seperti sudah kenal lama.Kita berdua ga canggung lagi untuk bertukar pikiran.Bibi mengajarkanku banyak hal.Memberikanku pengalaman baru.

Jam 18:30
Aku dan Sam pulang dari rumah Bibi sam.Aku harap esok aku bisa kesini lagi.Mengunjungi bibi dan belajar hal baru bersama Dia.
Dalam perjalan pulang aku dan Sam kembali melanjutkan ngobrolin Bibi.Ada rasa kangen dalam hatiku saat meninggalkannya.

"Sayang.."

"Iya sayang kenapa?"

"Trimakasih banyak ya."

"Buat?"

"Karna hari ini kamu telah mengajakku ke rumah seseorang yang spesial banget.Trimakasih sayang."

"Iya sayang sama-sama.Lain waktu kita kesana lagi ya."

"Dengan senang hati.hehehe.."

Mobil sam terus melaju,memburu waktu yang aku rasa malam ini terasa cepat berlalu.Mungkin waktu pun sudah lelah mengikuti kami.
Tepat di depan halaman rumah ku mobil Sam terparkir.Aku langsung turun dari mobil Sam.Dan sam juga turun dari mobilnya.Dia  mengantarku sampai depan pintu rumah ku.


"Sam,sekali lagi trimakasih ya.Hari ini sungguh luar biasa."

"Iya sayang sama-sama.Langsung istirahat ya,jangan begadang lagi."

Aku hanya menganggukan kepalaku tanda setuju.Dan sam seperti biasa,dia mencium keningku dan dia pun menghampiri mobilnya.Dia tancap gas mobil dan melaju hingga hilang dipandangan ku.

"Sam,aku sangat menyayangiMu."(gumamku dalam hati diiringi dengan senyuman).

"Cerita itu bisa terjadi dimana saja,kapan saja dan dengan siapa saja.Tergantung bagaimana kita menyikapinya."
tri :)

SEPARUH AKU,DIRIMU

"cukup Sam,cukup...Aku sudah lelah terus-terusan kamu bohongi"

"Han,tunggu!Aku bisa menjelaskan semuanya.Ini tidak seperti yang kamu bayangkan."

"Semuanya sudah jelas Sam.Berkali-kali kamu membohongi aku.Berkali-kali kamu mengatakan janji yang sama tapi sekalipun engga ada yang kamu tepati."

Perlahan aku mulai meninggalkan sam.Tapi,sam tetap saja mengejarku,sepertinya dia memang ingin menjelaskan sesuatu kepadaku.
Aku tak peduli apapun yang akan dia jelaskan.Rintik hujan yang mulai membasahi rambutku yang terurai seperti mengerti perasaanku saat ini.Air nya kini telah berbaur bersama tetesan air mata yang semenjak tadi sudah ku tahan.
Aku memang ga ingin kelihatan lemah di depan sam.Aku harus kuat walaupun hatiku sakit.

"Han..please dengarkan penjelasanku kali ini saja."

Sam mencoba meraih tangan ku.Dan langkahku pun terhenti.Aku coba mengumpulkan sisa tenaga ku.Aku coba mengumpulkan kekesalan yang sudah lama ku pendam.

"Penjelasan apalagi,sam?Bukankah semuanya sudah jelas?Aku melihatnya dengan mataku sendiri sam.MATAKU SENDIRI!!"

Emosiku semakin tak terkendali...

"Ok,aku tau aku salah.Aku selalu saja membohongi kamu.Tapi ini semua aku lakukan demi menjaga perasaan kamu,Han.Aku sayang sama kamu."

"Persetan dengan kata-kata sayang.Kamu tau bagaimana perasaanku saat aku melihat kamu masih jalan bersama dia dibelakangku?KAMU TAU,HAH..??"

"Iya aku ngerti perasaan kamu,tapi aku mo..

"Ngerti?kamu bilang kamu ngerti perasaan aku?Lalu kenapa kamu masih melakukannya?"

Semuanya semakin tak terkendali.Hujan kini terasa semakin deras,membuat tubuhku semakin menggigil.Kini aku tak dapat menahan tangis.Air mataku mengalir deras,sederas hujan yang turun membasahi bumi.
Sepertinya sam mulai tersentuh dengan situasi ini.Perlahan-lahan dia mendekati tubuhku.Dan secara tiba-tiba...

"Aku sangat sayang kamu,Han.Demi Tuhan aku benar-benar sayang kamu.Aku dan dia sama sekali engga ada hubungan spesial.Kami hanya teman.Aku minta maaf,han.Aku sadar aku sering menyakiti perasaanmu.Seharusnya aku bisa melihat dan lebih peka dengan perasaanmu."

Sam terus berbicara tanpa mengijinkanku untuk berkata-kata.Pelukannya sungguh erat,sepertinya dia takut aku akan melepaskan pelukannya.Dalam derasnya air hujan aku merasakan ada tetesan hangat yang jatuh di pundak ku.

"Air apa ini?kenapa begitu hangat.Engga..engga mukin sam menangis."(pikirku dalam hati)

Perlahan-lahan tanganku pun mulai merangkul tubuh sam yang dari tadi sudah memelukku.Sepertinya aku ga merasakan lagi dinginnya hujan.Sepertinya sudah lama sekali aku ga mendapatkan kehangatan ini.
Semenjak aku ditugaskan keluar kota,kami menjalani hubungan jarak jauh.Cukup sulit memang,tapi kami coba bertahan.

"Aku mohon han,kali ini maafkan aku.Aku benar-benar sayang sama kamu."

Hatiku mulai luluh,dan tetesan air hangat itu semakin terasa di pundakku...

"Sam,aku.."

Belum sempat aku meneruskan kata-kataku,sam memelukku tambah erat.Seperti terhimpit sesuatu,aku mulai susah untuk bernafas,tapi aku menikmati itu.

Akhirnya hari ini kami lewati dengan penuh haru.Ada sedikit kekecewaan yang tersisa saat langkah kami mulai menelusuri jalan setapak.Tangan Sam begitu kuat menggenggam tanganku.Aku mulai memperhatikan wajahnya yang sedikit lelah dan lembab,sama seperti wajahku.
Masih belum percaya dengan apa yang terjadi beberapa jam yang lalu.Tapi aku coba untuk mengerti walau hati ini merasakan sakit yang luar biasa.

Kini hujan mulai reda,sepertinya dia mulai lelah.Dan aku pun sampai di depan rumahku bersama Sam.

"Han,trimakasih karna kamu masih mau memberiku kesempatan.Aku akan berusaha untuk bisa merubahnya demi kamu.Aku sayang kamu,Han."

Dia mengecup keningku dengan lembut.Aku hanya membalasnya dengan senyum yang menurutku Sam akan bertanya-tanya apa arti senyumku ini.
Sam pulang dengan pakaian yang basah.Langkahnya benar-benar letih.Mungkin Sam mencoba bertahan supaya bisa sampai ke rumahnya.Dan aku,setelah ku ganti pakaianku,aku merebahkan tubuhku di atas kasur.Badanku lelah,sangat teramat lelah.

Aku mencoba memejamkan mataku,kepalaku agak sedikit pusing.Mungkin karna keujanan tadi.Dan saat mataku mulai terpejam tiba-tiba handphone ku bergetar.Dengan lemas aku coba meraih hp ku yang ku letakkan di meja.
Ternyata Sam yang mengirim pesan singkat itu.

"I Love You,Han.Aku hanya ingin SEPARUH AKU DIRIMU."

"Terkadang,sakit hati ini mampu luluh dengan rasa cinta yang tumbuh begitu BESAR."

Dengar Laraku,
Suara hati ini memanggil namaMu,
Karna Separuh Aku,dirimu..
Trie :)

Senin, 08 Oktober 2012

Sang Penguasa Malam...


Wahai sang penguasa malam,
Dapatkah kau hadir malam ini...???
Menunjukkan kegagahanMu..
Menampakkan kharismaMu...

Sinarmu malam ini nampak redup,
kenapa..???
Apakah kau sudah enggan menghiasi bumi kami..??
Atau kau sudah mulai lelah hadir diantara kami..??

Hey...
Bukankah kamu yang menguasai malam...??
Lalu,kenapa kamu masih ragu..
Bukankah keindahan selalu terpancar darimu..

Jangan pernah redup...
Dunia ini masih membutuhkanMu,
Malam yang dingin ini mengharapkan kehadiranMu,
Begitupun dengan kami.

Wahai sang penguasa malam..
Kami merindukanMu malam ini.
Kami harap engkau datang dengan sempurna.
Dengan sinar yang terang benderang....

Trie :)

Rumah Usang...

(kriiinnggg...kriinngg...krriingg...)

Suara telpon diruang keluarga berbunyi nyaring memecahkan suara sunyi diruangan tersebut.Udara yang segar bisa dirasakan diruangan itu.
Ruangannya sih tidak terlalu besar,tapi bagi kami inilah ruangan yang bisa menyatukan kami semua.Setiap malam datang,saat semua aktifitas luar telah selesai kami kerjakan,kami berkumpul untuk sekedar berbagi cerita yang kami lewati setiap hari nya.
Semuanya terasa indah dan suasana hangat itu terjalin setiap hari.Tapi...itu dulu,saat aku masih duduk di bangku sekolah dasar.

Sekarang,ruangan itu sunyi,sepi....
Bahkan angin pun sepertinya enggan masuk untuk sekedar menyapa tirai-tirai yang sudah keliatan usang dan kotor.
Ruangan itu benar-benar tak pernah di bersihkan.Debu keliatan menebal disetiap sudut rumah.Di meja,lemari,bahkan rak-rak buku yang dulu sering menjadi tempat favoritku untuk menata buku kesukaanku kini telah rapuh.Sungguh memprihatinkan ruangan keluarga ini.Tak sepeti dulu,yang selalu hangat dengan canda tawa kami.

(kriiinnggg...kriinngg...krriingg...)

Telpon itu masih saja berbunyi.Entah siapa yang berada di ujung telpon itu.Dari pertama kali aku mengijakkan kakiku di ruangan ini,telpon itu terus berbunyi.
Dengan rasa penasaran,aku coba menghampiri telpon tersebut.Aku coba mengangkatnya dan mulai menyapa si penelepon tersebut.
Me : Halloo...!!
Tak ada suara yang menyahut,hanya ada bunyi gemeresek yang cukup menyakitkan gendang telingaku.
Me : Hallooo...siapa disitu..??
Aku coba menyapa kembali si penelepon tersebut,berharap ada seseorang yang akan membalasnya.Tapi berulang kali aku menyapanya,tetap saja tak ada orang yang menyahut.Ku letakkan kembali gagang telponnya.
Tapi tiba-tiba....

(kriiinnggg...kriinngg...krriingg...)

Telpon itu berbunyi kembali,dengan sedikit kesal aku menghampiri telpon tersebut.
Me : Halloo...please jangan becanda,siapa disana..??Apakah anda bisa mendengar suara saya..??(dengan nada kesal aku coba bertanya pada si penelepon tersebut)
Tapi lagi-lagi tak ada jawaban yang aku dapatkan.Hanya bunyi gemeresek yang terus terdengar.
Me : Tolong jangan maen-maen dengan sa..
(tuutt..ttuutt..ttuutt..)
Belum selesai aku meneruskan perkataanku,tiba-tiba telpon itu mati.Aku semakin penasaran,siapa yang tadi menelpon rumah ku.

Dengan langkah yang sedikit lelah karena telah menempuh perjalanan yang cukup jauh,aku coba mencari sesuatu yang bisa membersihkan rumah orang tuaku.
Yaa..rumah ini adalah rumah peninggalan orang tuaku yang sudah meninggal 10thn yang lalu akibat kecelakaan mobil.Saat itu usiaku masih 10thn.Setelah orang tuaku meninggal,aku dibawa paman dan bibiku keluar kota.Dan sudah 10thn aku tak pernah berkunjung ke rumah ini.

Sekarang aku memberanikan diri untuk ke rumah ini.Aku ingin menempati rumah ku lagi,merawatnya agar seperti dulu lagi.Aku ingin rumah ini kembali hangat seperti dulu.Seperti saat kami masih berkumpul.Walau sekarang tanpa mamah dan papah,aku ingin semuanya tetap indah.

Memasuki ruangan kamar ku waktu kecil,disana masih terpajang foto besar wajahku saat masih kecil.Sungguh lucu dengan senyum yang mengembang.Di sebelah kiri terdapat meja kecil dengar lampu meja yang keliatan berdebu.Dimeja itu juga terletak foto-foto aku dan orang tua ku.Jam dinding yang sudah tak berfungsi.
Aaahh..semuanya masih terlihat lengkap berada dikamarku (pikirku dalam hati).Bahkan boneka hadiah dari mamah pun masih ada diatas tempat tidurku.

10tahun aku meninggalkan rumah ini.Kini aku kembali kesini untuk memulai kehidupan baru bersama keluarga kecilku.
Aku berjanji akan membuat rumah ini kembali riuh dengan canda tawa kami.Suami dan 2 malaikat kecilku...

Trie....

Selasa, 02 Oktober 2012

Happy Wedding A Hari dan Teh Ojah..


Sebenernya ini ceritanya udah lama banget,seminggu setelah lebaran tepatnya tanggal 25 agustus 2012.Cuma baru sempet aku share sekarang..xixixixi
Ini cerita pernikahan antara A Hari sama Teh Ojah,calon kaka ipar gue #NgarepBanget :D
Liat orang yang nikahan jadi pengen cepet-cepet nyusul jadinya,tapi gue harus sabar sedikit buat ke arah sana *pukpuk* *cabal eeaa qaqa*

Acaranya engga terlalu gede sih cuma seru banget.Seru sama keluarga besar yang dateng semua,pada ngumpul.Bener-bener seru kan..?? #Yakalii
Mulai dari yang anak kecil sama yang udah sepuh pada ngumpul...

Angkat tangan dan cheersss... :D
Semuanya bergembira dalam acara resepsi pernikahan ini.Sungguh benar-benar keluarga besar.
Seneng banget ya klo bisa jadi bagian dari keluarga ini.. #NgarepLagi Ada

bapak,mamah,bibi,paman,kaka,adik,keponakan,sampe cucu yang kecil-kecil juga ada semua.Bener-bener bahagia banget ya mereka..
Gue bantuin disitu dari jam 6pagi sampe jam setengah 10malem.Kebayang kan capek nya?Tapi semuanya terbayar lunas sama kebahagiaan sang pengantin.Pokoknya aku ikut bahagia deh.Semoga aku cepet nyusul ya.Amin..



















Buat kenang-kenangan foto dulu nyok..hehehe
agak malu-malu sih soalnya pas lagi di foto diliatin sama fotograpernya..hahaha *ditimpukin sendal
Sebenernya masih ada sih foto yang khusus gue aja sama My Prince.Tp sayang gue blom bisa liat soalnya fotonya sampe sekarang blom jadi juga :(
Penasaran banget jadinya kaya gimana,ya mudah-mudahan aja hasilnya memuaskan.Seenganya gk jelek-jelek amat lah :p

Acaranya penuh canda tawa.Tangisan bayi juga ada.Pokoknya semuanya melebur jadi satu.



Heboh kan...hehehehe
Ini nih beberapa foto yang berhasil gue abadikan di kamera ponsel gue....Chek this out

Ini keluarga inti dari mempelai pria.



















Ini juga sama..


















Nah,klo yang ini foto My prince sama kaka dan adiknya.My Prince ganteng juga ya..kekeekek..

















Hmmm...Ceritanya udah dulu ya nanti kita sambung lagi.Soalnya gue ada tugas negara nih. #GayaBeud
Next time gue bakal ceritain lagi hal-hal seru yang lebih heboh..
Ditunggu aja yaaa...
see you next time :* :*

 
Bonus foto....

My Prince..yeee :* :* Lengkap dengan batik couplenya...SEKIAN.