Senin, 25 Juni 2012

Keajaiban Yang Selalu Dia Tunggu...

 "Sabtu,24 Juni 2012  18:30"

Ini hanya soal waktu.Waktu yang kadang kita tunggu-tunggu tapi tak pernah kunjung datang.Harus berapa lama lagi dia menunggu?Sedangkan waktu itu belum juga menampakkan keberadaannya.
Apa dia hanya bisa diam seribu bahasa tanpa melakukkan sebuah perubahan?

Aku yakin klo dia bisa melakukan itu.Walaupun dia masih ragu,dan merasa belum siap menghadapi kenyataan yang akan terjadi.
Tapi,bukankah takdir yang diberikan Tuhan itu selalu benar?
Jalan hidup yang diberikan Tuhan itu pasti berujung indah.Lalu,kenapa dia harus takut?Kenapa dia harus ragu?

Dia hanya butuh waktu untuk menjawab semuanya.Dia hanya butuh waktu untuk membuat dirinya kembali utuh setelah jiwanya hancur berkeping-keping.Dia masih belum percaya semuanya terjadi padanya.
Senyum yang manis yang selalu mengembang dari wajahnya,kini tak nampak lagi.Mata indah yang selalu memancarkan kesejukkan,kini yang ada hanya pandangan kosong yang entah apa yang sedang dia pikirkan.

6bulan setelah kejadian itu,dia hanya bisa duduk berdiam diri dikamar.Dia belum bisa terima dengan kejadian yang menimpa dia dan keluarganya.
Ya...kejadian itu begitu cepat terjadi sehingga tak satupun bisa menghindarinya.Kejadian yang telah membuat dia kehilangan orang-orang yang sangat dia cintai.Kejadian yang telah membuat dia kehilangan sebelah kakinya.

Andaikan dia bisa memilih dan memutar waktu kembali,dia ingin keluarganya tetap berada disisinya walaupun dia harus kehilangan kakinya.
Dan andaikan kejadian itu tak pernah terjadi,mungkin sekarang senyum manis itu tetap mengembang di wajah polosnya.
Tapi inilah takdir.Tuhan menginginkan dia menjadi jiwa yang tegar,menjadi sesosok manusia yang kuat.Inilah takdir yang tetap harus dijalani yang terkadang terasa pahit.

Di usianya yang baru menginjak umur 12th dia telah kehilangan orang tuanya.Kini dihari istimewanya pun semuanya terasa sangat sepi.Tak ada lagi pesta sederhana yang disiapkan ayahnya,tak ada lagi kue ulang tahun yang telah ibu buatkan untuknya.Yang tersisa kini hanya sebuah kenangan manis tentang semua itu.

Dia hanya berharap dihari istimewanya itu Tuhan memberikan sebuah keajaiban yang akan membuat dia mengerti tentang semua ini.Yang akan membuat hari-harinya kembali indah seperti dulu.Dia berharap keajaiban itu benar-benar ada.

Untukmu sahabat kecilku,walaupun kita baru saling kenal.Aku akan selalu berdoa untukmu.Untuk orang tuaMu dan untuk hari-hari yang semoga akan kembali ceria seperti dulu.Ini hanya soal waktu,teman.

Trie :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar